Dosen FSEI Ikuti Workshop Internasional

PONTIANAK-Fakultas Ekonomi Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Pontianak menghadiri workshop internasional yang digelar oleh Yayasan asal Jerman, Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) yang bekerja sama dengan Universitas Paramadina di Hotel Grand Hyatt, Yogyakarta pada tanggal 3-5 September 2018.

 

Perwakilan FSEI IAIN Pontianak yang diutus dalam workshop internasional itu, yakni Rasiam, MA yang merupakan Wadek II sekaligus Dosen dan Mutiara Intan Permata, M.Hum selaku sekretaris Dekan FSEI.

Kepada Fsei.iainptk.ac.id, Rasiam mengatakan workshop yang dihadirinya itu yakni bertemakan Ekonomi Pasar Sosial, di mana pesertanya adalah Dosen/Tenaga Pendidik di Perguruan Tinggi (Dosen Ekonomi, Sosial, Politik, Ekonomi Syariah, Jurnalis dan Aktivis yang terkait dengan bidang Ekonomi. “Ada beberapa hal tujuan dari workshop yang kita ikuti ini,” ujarnya

 

Ada pun tujuan dari workshop tersebut, lanjut Rasiam yakni  di mana para peserta pelatihan mampu berinteraksi dengan baik dalam pemahaman  konsep Ekonomi Pasar Sosial. Kemudian para peserta mampu memberikan masukan berupa makalah pada kasus yang ada Indonesia, di mana  hal ini sejalan dengan cita-cita pembangunan ekonomi yang berlandaskan Pancasila yang telah ditetapkan dalam Mukadimah UUD 1945. “Para peserta juga harus dapat memahami serta mengaplikasikan konsep ekonomi pasar sosial pada setiap perkuliahan dan penulisan ilmiah. Selanjutnya kita juga harus dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,”jelas Rasiam.

 

Ditambahkan Rasiam, tentunya dengan adanya workshop pemahaman tentang Ekonomi Pasar Sosial, akan membuat dirinya maupun peserta lain untuk  membawa manfaat yang baik di daerah masing-masing. “Hasil dari workshop ini  sangat penting, tentunya untuk kita, akan saya sampaikan kepada para SDM yang ada di Fakultas termasuk Kajur, Sekjur dan para dosen, kemudian hal ini dapat disampaikan juga kepada Mahasiswa,” pungkasnya.

Sementara itu Mutiara Intan Permata, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu. Menurutnya, pelatihan tentang sistem ekonomi pasar sosial sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk para pemangku kepentingan, melainkan juga untuk masyarakat pada umumnya. “Sangat penting, workshop ini dapat membuat kita lebih memahami bagaiman regulasi pemerintah, terutama dibidang ekonomi,” tutup Mutia.

Leave a Reply