Gubernur Kalbar: Pelaku Usaha Harus Bergaya Syari’ah

Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji saat membuka acara FEGAS II 2018 – Photo by Aulia Rahman

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji membuka rangkaian kegiatan Festival Gaye Syari’ah II 2018 (FEGAS II 2018) di Gedung Tower B Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Pontianak. Dalam sambutannya di hadapan ribuan pengunjung yang memadati acara, beliau berpesan bahwa FEGAS 2018 harus dapat membumikan berbagai macam gaya syari’ah kepada generasi milenial.

Gubernur yang akrab disapa Bang Midji ini menegaskan bahwa dalam mengembangkan gaya syari’ah, tidak hanya pada aspek hukum dan ekonominya saja, juga termasuk dalam pengembangan busana-busana syari’ah dan perilaku-perilaku syari’ah di kalangan generasi milenial.

Selain itu, kepada para pelaku usaha, baik UKM dan perusahaan-perusahaan berbasis syari’ah juga harus dapat memahami dan mengimplementasikan aturan dan perilaku berbasis syari’ah, mengingat pertumbuhan lembaga keuangan syari’ah terus berkembang pesat. Beliau menggarisbawahi masih banyak pelaku-pelaku usaha yang berlabel syari’ah baik itu nasabah maupun pelakunya yang belum mengimplementasikan aturan-aturan tersebut.

Selain membuka acara, Gubernur yang didampingi oleh Rektor IAIN Pontianak juga menandatangani peresmian Galeri Sharia Economics, Bussiness and Investors Forum dan Lembaga Kajian Syari’ah dan Hukum Khatulistiwa Law Student Association (KHALSA) IAIN Pontianak.

Acara Pembukaan FEGAS II 2018 yang berlangsung hingga dinihari turut menampilkan berbagai macam pertunjukan seni, mulai dari musik, akustik, stand up comedy, perkusi dan tarian khas Kalimantan Barat.

Penulis: fadhieldluffy

Leave a Reply