Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah Sukses Gelar Praktikum Kemahiran Hukum

Syahbudi, M.Ag. Sebagai Instruktur Praktik Mediasi.

Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) sukses menggelar Praktikum Kemahiran Hukum bertempat di Gedung Tower B Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Pontianak pada Kamis (01/11/2018). Kegiatan ini sukses diadakan selama hampir sebulan penuh sebanyak 17 kali pertemuan tatap muka yang dikhususkan bagi mahasiswa semester 7 (tujuh).

Dekan FSEI, Dr. Fachrurrazi, M.M. saat membuka acara berharap penuh kepada seluruh peserta praktikum untuk fokus saat menerima materi. “Saya berharap anda-anda semua serius mengikuti praktikum ini agar kami bisa melihat anda-anda semua setelah lulus dari FSEI menjadi mitra masyarakat dalam proses penyelesaian sengketa di masyarakat,” tegasnya.

“Saya berharap anda bisa menjadi pelopor lahirnya lawyer-lawyer syari’ah. mendirikan lembaga bantuan hukum khusus sengketa syari’ah, menjadi mediator, notaris dan hakim-hakim yang kompeten,” pungkasnya.

“Sebanyak 28 mahasiswa semester 7 antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Reflian Wahyu misalnya, peserta praktikum ini begitu antusias mengikuti seluruh prosesi kegiatan. “ini merupakan progres besar bagi kami mahasiswa semester akhir sebagai bekal kami di dunia profesi hukum setelah lulus nantinya,” ungkapnya.

Eru Setiawan, salah satu peserta pada kegiatan ini juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya pembelajaran ilmu hukum selama ini terlalu teorisenstris, sehingga adanya praktikum ini merupakan proses aktualisasi dalam penerapan teori tersebut ke dalam dunia praktik. “Ini menjadi modal awal kami dalam menguasai dunia praktik agar setelah lulus nantinya kami sudah memiliki kompetensi untukĀ surviveĀ pada dunia profesionalisme profesi hukum,” tuturnya.

Adapun yang menjadi instruktur praktikum pada minggu pertama adalah Syahbudi, M.Ag. dengan materi alternatif penyelesaian sengketa. Materi ini mengajarkan praktik mediasi dalam penyelesaian sengketa di pengadilan. Mediasi merupakan tahapan wajib pada setiap penyelesaian sengketa perdata secara litigasi di pengadilan. Selain itu, juga untuk mempersiapkan calon mediator yang tidak hanya mampu melakukan mediasi di pengadilan, juga mampu dalam penyelesaian sengketa di masyarakat.

Materi praktik pada minggu kedua adalah praktik beracara di Pengadilan Agama oleh Rasyid Jayyat, M.H. selaku hakim di Pengadilan Agama Kelas 1A Pontianak. Materi ini merupakan praktik pembuatan berkas berupa surat kuasa, surat gugatan, replik, duplik dan praktik sidang pengadilan.

Materi praktik pada minggu ketiga adalah praktik legal drafting oleh Marieyam, M.Kn. selaku notaris. Materi ini merupakan praktik pembuatan akta-akta kenotariatan, memahami anatomi kontrak, macama-macam akta notaris dan teknik pembuatan akta atau kontrak. Materi pada minggu terakhir adalah teknik strategi bela perkara oleh Nazar, M.H. selaku advokat dari Peradi. Materi ini berfokus pada strategi-strategi jitu para advokat dalam proses bela perkara.

Penulis: fadhieldluffy

Leave a Reply